SAAT SAHUR

Standar

SEMUA ADALAH IBADAH (MENYEDIAKANNYA SEGELAS AIR MINUM, MEMASAK SEMUA KEBUTUHAN PERUTNYA, MENYAJIKANNYA)

TABUNGAN MASA DATANG >>>BANYAK LANGKAH MENUJU ITU

SUDAHKAH KITA MENABUNG, MUNGKIN Rp MU DIREKENING BANYAKNYA TAK TERKIRA, HALAL?

MUNGKIN DOLAR US MU DIREKENING MELIMPAH, SUDAH DI PAJAK, INGAT ZAKAT MALL MU, MUNGKIN INVEST EMASMU BERSERAKAN,

SUDAHKAH ANDA SADAR HARI INI, BAHWA SEMUA YANG ADA ITU ADALAH TITIPAN, TIDAK DIMILIKI, TITIPAN YANG MAHA PUNYA, YANG BESARNYA TIAP ORANG ITU BERBEDA-BEDA,

SUDAHKAH KALI INI MENABUNG UNTUK AKHIRATMU, PERJALANAN HIDUP PALING ABADI, KELAK MUNGKIN LEBIH BANYAK YANG HARUS DIBELI (BUKAN NASI PADANG, BUKAN JUICE JAMBU, BUKANN ITU) PERSIAPAN MEMBELI PAHALA

MARI KITA MENABUNG UNTUK MASA DEPAN, PALING DEPAN–AKHIRATMU

FIKIRAN SAAT MENUNGGU LAMPU HIJAU

Standar

DI satu perempatan jalan, tidak bisa didustai saya melihat dan kagum pada binatang bernama monyet–masih anaknya, masih abu-abu bulunya, siang terik lagi waktu itu, membawa ember, pake payung, naek egrang, dorong gerobak dan satu lagi menghampar sejadah mungil, kemudian memilih gerakan ruku, sujud piaway banget ini binatang, dilatih shalat–ini zaman sudah berubah, saat monyet sudah diajari shalat dan pintar meniru gerakan pelatihnya, saat aku sadar pelatihnya atau pemaen doger monyet yang mengguide si monyet belum shalat-shalat ya–padahal waktunya sudah duhur tuhhh—

sedikit nyentil telinga sendiri, apakah sekarang sudah melaksanakan shalat atau masih baca blog, ayoooo??

 

BOLA ATAU TARAWIH

Standar

90 MENIT mengejar-ngejar sibulat ditengah lapangan, menjadi tontonan bagi penyukanya dibulan suci, sementara bulan penuh ibadah ini adalah seharusnya mengisinya dengan tarawih, tadarus, tahajud atau banyak bertasbih, tahmid, takbir dan lain-lain, jadi bagaimana kalau itu juga ditayangkan–dimana kekuatan memilih bagi muslim yang tengah mendapatkan peluang emas  dari Allah—mari kita renungkan,  yang komen hatur nuhunnn

TIPS MENGATASI GALAU

Standar

Belakangan ini banyak anak muda terjerat “Galau”, bahkan orang lanjut usiapun bisa galau

lalu banyak pula yang menjadikan teman, pasangan atau bahkan orang lain sebagai tempat mencurahkan kegalauan, tapi tahan dulu, hati-hati memilih tempat curhat , atas kegalauan yang sedang melanda–sekali anda salah memilih tempat mencurahkan kegalauan maka bencana baru akan datang.

berharap teman bisa mengerti keluhan atau virus galau yang ada, malah menjadi kompor dan akhirnya menjadi teman tapi mesra

apakah dirimu sedang galau–

banyak sebab galau terjadi : bisa karena keluarga, pacar, politik, ekonomi dan lain-lain

kemarilah–aku mau bilang tempat menghilangkan galau, bukan tempat curhat yang diharapkan menjadi malaikat (*apalagi lawan jenis), bukan rokok, bukan miras, bukan narkoba, bukan juga narkosex dan lain-lain

tapi

lebih mendekatkan diri pada Allah (Atau tuhanmu sesuai kepercayaan masing-masing)

saya pernah lakukan ini, dan galau saya menjadi sebuah bahan untuk saya lebih introspeksi.

aminn 🙂

 

FENOMENA ANEH 2 [STRANGE PHENOMENON 2]

Standar

Metafisik kedua yang sudah pernah aku alami adalah, sekitar tahun 2008 ketika saya total mengurus papahku yang sakit.

The seconf Metaphysical I’ve ever experienced was, circa 2008, when I totay l care of my father the sick.

Satu hari disebuah rumah kontrakan (sebelum menikah kami masing-masing memang ngontrak, jadi nostalgia kontrakan 🙂 ), satu malam jelas sekali dalam mimpiku ada lelaki membawa mawar warna jingga atau mendekati orange, ditangannya yang gemetar lemah-matanya sayu, wajahnya pucat pasi- bibirnya seperti menahan rasa sakit dan tangannya menyerahkan mawar itu padaku yang terpana saja depan pintu rumah ini, kemudian lelaki itu naik kebalkon rumah tetanggaku, dan menggantungkan mayat yang sudah diikat dengan kain kafan, aku menangis melarang lelaki misterius itu mengikatkan tali kafan mayat itu dibalkon (tangisanku sampai terbawa sadar, ibuku bilang aku tidur sambil menangis, dan aku percaya ketika lihat bantal itu basah kuyup 🙂 )
One day at rented house (before we married each is leasing, contract so nostalgic :)), one clear night in my dream there was a man carrying orange roses or near orange, weak hands are shaking-her eyes glazed, her face pale- lips like pain and her hands hold roses handed it just struck me that the front door of the house, then the man rose going to upstairs neighbor’s house, and hung the bodies that have been tied to the shroud, I cried prohibit the mysterious man tie shroud the corpse on the balcony ( brought tears to be aware, my mother told me to sleep crying, and I believe when it saw the pillow was soaked :))

Kalau tidak salah mengingat lelaki itu memakai baju berwarna cokelat dalam mimpiku, tinggal dikontrakan (rumah orang lain) adalah seni—pagi hari sekitar jam 7 pagi— dirumahku si sayang (Tunanganku yang sekarang jadi bapak dari anakku) datang kerumah untuk mengajakku jogging disekitar komplek dekat rumah kontrakan ini)—sebelum berangkat aku cerita serius sama dia dan ibuku serta adik-adikku yang berkumpul diruang tamu minum kopi susu, bahwa aku tadi malam mimpi buruk ada lelaki pucat pasi datang padaku tepat depan pintu rumah ini, aku menunjuk keluar ke pintu ruang, lalu ia memberiku satu kuntum bunga mawar warnanya orange, dan lelaki itu pergi kemudian mengikatkan mayat yang sudah di kafani diatas balkon rumah Ibu asri sebrang kontrakan kita, sampai kebawa sadar tuh aku melarang dia agar jangan diikat disitu, kira-kira firasat apakah ini ya? Diakhir ceritaku aku tanyakan kepada mereka
If no one remember him wearing a brown shirt in my dreams, stay contracted (the other person house) is an art-morning about 7 am-my honey in my house (fiance who is now a father of my son) came home to take me jogging around the complex near The rented house)-before leaving I told him and my mom serious as well as my brothers and sisters who gathered in the living room drinking coffee milk, that I had a nightmare last night there was white man came to me right front the door of this house, I pointed out to the door of the room and then he gave me the color orange rosebud, and he was gone then tied bodies that have been in cover him over the balcony of the house we rented other side of a beautiful mother, until brought to realized I forbid her not to be tied up there, about whether this hunch yes ? At the end of my story I ask them

[ Ibuku membenarkan ]
“Iya, tadi malam si kakak (aku) mimpi buruk sampai nangis tersedu2, ini bantalnya basah gini.”
[My mother justify]
“Yeah, last night the sister (I) snifflenightmare to cry, the wet pillow like this.”

Adikku bercanda
“Mayat itu rizki dari tuhan kali, mudah-mudahan ya”
My sister jokes
“The body of a god a fortune, hopefully yes”

Tunanganku berkata diplomatis
“Ah, jangan terlalu percaya sebuah mimpi, kadang kala menyesatkan hari-hari kita, bebaskan saja, buat apa terikat dalam sebuah mimpi, “
Fiance says diplomatically
“Ah, do not believe a dream, sometimes misleading our days, release it, for what is bound in a dream,”

Namun tiba-tiba saja kami tersentak kaget luar biasa-ketika pengeras suara di mesjid sebelah, berkumandang mengumumkan sebuah kematian
But suddenly we were startled incredible-when loudspeakers in the mosque next door, rang out to announce a death

“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un, telah meninggal dunia Bapak H.Sukri Bin H.Samawi, dalam kecelakaan di tol jagorawi, perjalanan pulang ke Bandung tadi subuh jam 5.35, Jl. Sukasari indah No. XX Rt.04/05 Bandung, mohon doa bagi beliau semoga diterima iman dan islamnya, dan bagi yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, Amin”

“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un, has died H.Sukri Mr. Bin H.Samawi Mr., in a crash in Jagorawi, way back to Bandung before dawn at 5:35, Jl. Sukasari Indah NO. XX Rt.04/05 Bandung Indonesia, please pray for him and hopefully accepted the Islamic faith, and to the left given patience and fortitude, Amin “

[kurang lebih informasi itu kami dengar demikian]
adikku tersentak sambil merangkul aku
[Less is more information that we hear so]
I jerked my sister while embracing

“Kakak …..aku takut, ko mimpi kakak benar-benar nyata”
Ibu ku berguman sedikit aneh“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un ko bisa dikasih firasat gitu ya kakak?”
“Sister ….. I’m afraid, sister why your dream is real”
My mother humming a little strange “ Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un can be given a hunch, so yes brother?”

Tunangan aku
“Allah telah memberikan ruang hebat di mimpimu sayangku”
I Fiance
“God has given a great space in your dreams my dear”

Aku duduk saja gemetar, ada sedikit doa untuk kebaikan Pak H Sukri, semoga mimpi malam tadi tidak akan terjadi lagi padaku, lalu lelaki tua pembawa mawar orange itu siapa?
I sat there shaking, there is a little prayer for the good Mr H Sukri, hopefully dream last night will not happen to me again, and then the old man carrying orange roses are?

Tetangga mulai ramai keluar rumah, menuju Rumah yang jauhnya 3 rumah dari kontrakan ini, ada lelaki putih, matanya sembab, menempelkan bendera dari kertas kuning diteras rumah”
Neighbors began bustling out of the house, heading home from a rented home away 3’s, there is a white man, his eyes swollen, put a paper yellow flag from home on the porch “

Maha suci , Allah maha agung
holy god of ALLAH almighty, God of ALLAH is exalted

FENOMENA ANEH 1 [STRANGE PHENOMENON 1]

Standar

Mungkin ini adalah metafisik, saya menyebutnya demikian karena saya ingin mencari keberadaan dari satu realitas yang pernah saya alami (kalau ada yang mau menambahkan kira-kira harus aku sebut apa kejadian ini, silahkan tambahkan)

sebelumnya aku tidak pernah faham kemampuan ini ada, dan mungkin tiap manusia itu memilikinya demikian juga dengan diriku.

tahun 2008 total aku mengurus ayahku yang sakit keras, ibuku malah menyerah dan memilih pergi meninggalkan ayah ke kampung halaman, pulang dalam kondisi ayah sakit dirumah kontrakan–aku sebagai anak pertama dari 3 bersaudara memiliki rasa tanggung jawab besar sebagai anak perempuan pula–tuntutan hati untuk mengurusnya, dan memiliki doa untuk kesembuhannya

permintaan papahku terakhir adalah pulang kampung menyusul mamah, aku dan tunanganku yang sekarang resmi menjadi papihnya anakku, mengantar ayahku menyusul ibu kekampung halaman,

diperjalanan aku melihat papah matanya memutih atau hilang anak matanya, dan aku bisikkan ditelinga papahku (“Pah sebentar lagi sampai dirumah, papah akan sembuh dan kita akan sama-sama lagi seperti dulu”)

papahku pun kembali menatapku, dan bicara antar papah kerumah, satu minggu pasti sembuh, kamu jangan lama-lama sering-sering nengok papah ya—

seminggu berlalu-persiapan pernikahanku dengan tunangan ku waktu terus di rencanakan, walau disisi lain papah adalah prioritas,

para satu perjalanan sedang persiapan untuk akad nikah nanti, diperjalanan mobil yang tunanganku bawa berwarna merah hati, tiba-tiba sekelebatan aku melihat papah melambaikan tangannya kepadaku, akupun bicara pada tunanganku

“Ada apanya dengan papahku, aku melihat papah melambaikan tangan padaku”

dan tiba-tiba saja aku melihat keluar jendela mobil, seluruh mobil diluar sana berwarna hitam–

akupun bicara

“Say, LIhat mobil diluar sana itu hitam semua, ada apa ya?”

tunanganku bicara

“Tenang, semoga bukan kabar buruk”

[dua menit kemudian, ponselku bergetar dan berdering, mamahku telpon]

aku angkat saat itu juga

“Neng, Papah sudah meninggal, doakan ya papah semoga mendapat tempat disurga,  dan doakan mamah agar kuat”

[aku terdiam, tunanganku meraih tanganku yang dingin, menguatkan aku didalam mobilku, anehnya tak ada airmata terluncur dari bola mata ini, hanya perasaan lemas teramat sangat]

ada satu pertanyaan yang tidak pernah hilang hingga saat ini adalah

warna mobil, bayangan sekelebat papahku, lambaian tangannya

dan aku menyebutkan ini fenomena meta fisik

Maybe this is a metaphysical, I call it like that, because I wanted to find the existence of a reality that I’ve ever experienced (if anyone wants to add roughly what should I call this event, please add)

previously I never understand these capabilities exist, and each man may have them as well as myself.

In 2008, total I take care of my father who was very ill, my mother actually gave up and chose to leave the father to my hometown, back in the condition of the rented home sick father – I’m the eldest of 3 brothers have a great sense of responsibility as well as girls – demands careful to take care of it, and have prayer for healing

my father (called papah) last request was to return home after my mom, me and my fiance are now officially a father of my son, my dad drove mom  to my village following pages,

somewhere along the way I saw his eyes turn white or papah lost her pupil, and I whisper papah ears (“Pah soon to be home, papah will recover and we will be together again as it once was”)

papahku went back to look at me, and talked among papah home, one week will be healed, you do not take a long time often peek papah yes —

week passed marriage-preparation time with my fiance kept in plan, although on the other hand papah is a priority,

the preparations for the trip were the ceremony later, the car journey that brought my fiance red heart, a sudden glimpse I saw papah waved his hand to me, I will talk to my fiance

“There’s ass with my papah, I see me waving papah”

and all of a sudden I looked out the window of the car, the whole car out there is black –

I will talk

“honey, See it out of there was a black car all, what is it?”

fiance talk

“Relax, do not let the bad news”

[Two minutes later, the phone vibrates and rings, my mom phone]

I pick the spot

“Moreta, Papah dead, pray for  papah may have a place in heaven, and pray for strength Mamah”

[I paused, my fiance took my hands were cold, strengthened me in my car, oddly enough no tears fall of the eyeball, just feeling so utterly limp]

there is one question that never lost to date is

car color, shadow a flash of papahku, waving his hand

and I mention this meta-physical phenomena

MENUNGGU SUBUH ( a waiting for dawn)

Standar

Dini hari ini, Allah memberikan dingin, memberikan sejuk yang sangat besar, menyelimbuti orang-orang, tapi aku terbangun : Tahajud, Sahur dan kali ini menunggu Subuh dikota bunga

[Early morning, God given me the cold, providing a very large airy, covering a lot of people , but I awoke: Tahajud, this time waiting for Suhoor and Fajr city of flowers]

kota bungaku ditutupi kabut, kaca jendela basah kuyup, anak dan suami terlelap dalam mimpi-mimpinya masing-masing

[God covered my city flower with fog, drenched window, children and husband asleep in her dreams each other]

aku menikmati hawa dingin ini, menjadi kehangatan luar biasa, saat aku ucapkan niatku untuk menempuh perjalanan puasa ganti esok hari—ya Robby kabulkan doaku–untuk para blogger diseluruh dunia–bantu doa agar aku terus dalam hidayah Allah

amin

[I enjoy the cold, into the warmth of amazing on my body, when I say my intention to replace the fasting journey tomorrow — the almighty grant my prayer – for the bloggers around the world – prayers help me to keep the guidance of Allah

amen]

banyak harapan dalam hati ini

[too much hope in the hearts of]