FENOMENA ANEH 2 [STRANGE PHENOMENON 2]

Standar

Metafisik kedua yang sudah pernah aku alami adalah, sekitar tahun 2008 ketika saya total mengurus papahku yang sakit.

The seconf Metaphysical I’ve ever experienced was, circa 2008, when I totay l care of my father the sick.

Satu hari disebuah rumah kontrakan (sebelum menikah kami masing-masing memang ngontrak, jadi nostalgia kontrakan 🙂 ), satu malam jelas sekali dalam mimpiku ada lelaki membawa mawar warna jingga atau mendekati orange, ditangannya yang gemetar lemah-matanya sayu, wajahnya pucat pasi- bibirnya seperti menahan rasa sakit dan tangannya menyerahkan mawar itu padaku yang terpana saja depan pintu rumah ini, kemudian lelaki itu naik kebalkon rumah tetanggaku, dan menggantungkan mayat yang sudah diikat dengan kain kafan, aku menangis melarang lelaki misterius itu mengikatkan tali kafan mayat itu dibalkon (tangisanku sampai terbawa sadar, ibuku bilang aku tidur sambil menangis, dan aku percaya ketika lihat bantal itu basah kuyup 🙂 )
One day at rented house (before we married each is leasing, contract so nostalgic :)), one clear night in my dream there was a man carrying orange roses or near orange, weak hands are shaking-her eyes glazed, her face pale- lips like pain and her hands hold roses handed it just struck me that the front door of the house, then the man rose going to upstairs neighbor’s house, and hung the bodies that have been tied to the shroud, I cried prohibit the mysterious man tie shroud the corpse on the balcony ( brought tears to be aware, my mother told me to sleep crying, and I believe when it saw the pillow was soaked :))

Kalau tidak salah mengingat lelaki itu memakai baju berwarna cokelat dalam mimpiku, tinggal dikontrakan (rumah orang lain) adalah seni—pagi hari sekitar jam 7 pagi— dirumahku si sayang (Tunanganku yang sekarang jadi bapak dari anakku) datang kerumah untuk mengajakku jogging disekitar komplek dekat rumah kontrakan ini)—sebelum berangkat aku cerita serius sama dia dan ibuku serta adik-adikku yang berkumpul diruang tamu minum kopi susu, bahwa aku tadi malam mimpi buruk ada lelaki pucat pasi datang padaku tepat depan pintu rumah ini, aku menunjuk keluar ke pintu ruang, lalu ia memberiku satu kuntum bunga mawar warnanya orange, dan lelaki itu pergi kemudian mengikatkan mayat yang sudah di kafani diatas balkon rumah Ibu asri sebrang kontrakan kita, sampai kebawa sadar tuh aku melarang dia agar jangan diikat disitu, kira-kira firasat apakah ini ya? Diakhir ceritaku aku tanyakan kepada mereka
If no one remember him wearing a brown shirt in my dreams, stay contracted (the other person house) is an art-morning about 7 am-my honey in my house (fiance who is now a father of my son) came home to take me jogging around the complex near The rented house)-before leaving I told him and my mom serious as well as my brothers and sisters who gathered in the living room drinking coffee milk, that I had a nightmare last night there was white man came to me right front the door of this house, I pointed out to the door of the room and then he gave me the color orange rosebud, and he was gone then tied bodies that have been in cover him over the balcony of the house we rented other side of a beautiful mother, until brought to realized I forbid her not to be tied up there, about whether this hunch yes ? At the end of my story I ask them

[ Ibuku membenarkan ]
“Iya, tadi malam si kakak (aku) mimpi buruk sampai nangis tersedu2, ini bantalnya basah gini.”
[My mother justify]
“Yeah, last night the sister (I) snifflenightmare to cry, the wet pillow like this.”

Adikku bercanda
“Mayat itu rizki dari tuhan kali, mudah-mudahan ya”
My sister jokes
“The body of a god a fortune, hopefully yes”

Tunanganku berkata diplomatis
“Ah, jangan terlalu percaya sebuah mimpi, kadang kala menyesatkan hari-hari kita, bebaskan saja, buat apa terikat dalam sebuah mimpi, “
Fiance says diplomatically
“Ah, do not believe a dream, sometimes misleading our days, release it, for what is bound in a dream,”

Namun tiba-tiba saja kami tersentak kaget luar biasa-ketika pengeras suara di mesjid sebelah, berkumandang mengumumkan sebuah kematian
But suddenly we were startled incredible-when loudspeakers in the mosque next door, rang out to announce a death

“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un, telah meninggal dunia Bapak H.Sukri Bin H.Samawi, dalam kecelakaan di tol jagorawi, perjalanan pulang ke Bandung tadi subuh jam 5.35, Jl. Sukasari indah No. XX Rt.04/05 Bandung, mohon doa bagi beliau semoga diterima iman dan islamnya, dan bagi yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, Amin”

“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un, has died H.Sukri Mr. Bin H.Samawi Mr., in a crash in Jagorawi, way back to Bandung before dawn at 5:35, Jl. Sukasari Indah NO. XX Rt.04/05 Bandung Indonesia, please pray for him and hopefully accepted the Islamic faith, and to the left given patience and fortitude, Amin “

[kurang lebih informasi itu kami dengar demikian]
adikku tersentak sambil merangkul aku
[Less is more information that we hear so]
I jerked my sister while embracing

“Kakak …..aku takut, ko mimpi kakak benar-benar nyata”
Ibu ku berguman sedikit aneh“Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un ko bisa dikasih firasat gitu ya kakak?”
“Sister ….. I’m afraid, sister why your dream is real”
My mother humming a little strange “ Inalillahi wa ina ilaihi Rozi’un can be given a hunch, so yes brother?”

Tunangan aku
“Allah telah memberikan ruang hebat di mimpimu sayangku”
I Fiance
“God has given a great space in your dreams my dear”

Aku duduk saja gemetar, ada sedikit doa untuk kebaikan Pak H Sukri, semoga mimpi malam tadi tidak akan terjadi lagi padaku, lalu lelaki tua pembawa mawar orange itu siapa?
I sat there shaking, there is a little prayer for the good Mr H Sukri, hopefully dream last night will not happen to me again, and then the old man carrying orange roses are?

Tetangga mulai ramai keluar rumah, menuju Rumah yang jauhnya 3 rumah dari kontrakan ini, ada lelaki putih, matanya sembab, menempelkan bendera dari kertas kuning diteras rumah”
Neighbors began bustling out of the house, heading home from a rented home away 3’s, there is a white man, his eyes swollen, put a paper yellow flag from home on the porch “

Maha suci , Allah maha agung
holy god of ALLAH almighty, God of ALLAH is exalted

13 thoughts on “FENOMENA ANEH 2 [STRANGE PHENOMENON 2]

    • thaks ya sudah mampir disaya nih–tapi memang itu yang saya alami-tak saya tambahin takut saya-takut menyalahi-takut juga dianggap gila-tapi itu hal yang aneh bagi saya pribadi dan saya anggap mungkin hal biasa kalau keseringan begini-orang lain mungkin merasa aneh dan saya juga awalnya beberapa kali firasat kematian itu datang bahkan beberapa kali pula itu menjadi kenyataan–dan efeknya ketika saya cerita keorang-orang bisanya nyinyir mas-termasuk suami saya yang sekarang mulai mempercayai itu

  1. Saya jadi teringat dengan film-film “Final Destination” yang mengabarkan proses kematian beberapa orang, kawan terdekat bahkan dirinya sendiri lewat mimpi. Setelah bangun ia harus menyelamatkan semua kejadian yang dialami dalam mimpi tersebut agar tidak terjadi di alam nyata dalam hitungan waktu yang singkat. Sayangnya lebih banyak gagalnya. Namanya juga film fiksi.

    Lewat kisahnya mbak Moreta di atas, dengan hitungan waktu yang lama tentang orang misterius tersebut hingga saat ini tidak terjadi apa-apa; saran saya tidak perlu terlalu serius / lebih jauh mencari jawaban siapa si pembawa mawar orange tsb, agar tidak menjadi phobia, sehingga hidup menjadi lebih tenang dengan berserah diri kepada-Nya.

    • thank mas iwan komennya mantap surantap mas–iya kadang kalau difikirkan akan menjadi sesuatu-saya berusaha mengalir saja walau beberapa kali kejadian itu saya simpan-diblog inilah saya berbagi karena orang terdekat saya tidak bisa diajak bicara ini-cenderung cuex walau sekarang mengatakan aku punya six sense lah apalah itulah-aku tak perdulikan itu semua-hanya kuserahkan pada Nya-karena ia yg bisa membolak-balik hati–:) nice

  2. Pernah pula saya mengalami tanda-tanda lewat mimpi. Waktu itu saya mimpi jalan-jalan bersama kakak kandung saya menuju rumah kakak ipar. Di tengah perjalanan saya merasa ingin BAB, ditahan-tahan keluar di celana. Sampai rumah kakak ipar, ingin BAB lagi, keluar lagi. Ternyata kemudian kakak ipar wafat, yang sehari kemudian disusul oleh kakak kandung saya itu. Sayang, saya tak menyadari bahwa itu sebagai pertanda.

  3. Saya tidak tahu apakah mendapatkan pertanda seperti ini baik atau tidak, karena saya dulu juga pernah mengalami dan sampai sekarang terkadang juga begitu. Untuk hal-hal lain selain kematian saya masih bisa enjoy, selain dari itu? Ya….life is full of suprising saya lebih suka sebagai kejutan, he he he

mana komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s